Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, meluncurkan program Desa Syariat Islam sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap agama.

Plt Kadis Syariat Islam Kota Lhokseumawe Tgk Misran Fuadi di Lhokseumawe, mengatakan program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pilot project penerapan syariat Islam di daerah itu. Dengan adanya desa yang ditunjuk menjadi Desa Syariat Islam dapat menjadi bahan referensi atau contoh terhadap penerapan syariat Islam.

“Hal itu juga bisa menjadi referensi apabila ada pihak luar yang ingin melakukan studi banding tentang penerapan syariat Islam di masyarakat dapat mendatangi desa tersebut, “jelas Misran, Kamis,

Tim terkait yang dikordinir oleh Dinas Syariat Islam, ujar Misran, akan memilih empat desa dalam wilayah Kota Lhokseumawe yang layak dijadikan nominasi penetapan Desa Syariat Islam. Kemudian desa-desa dibina beberapa waktu selanjutnya dinilai desa manakah yang layak ditetapkan menjadi Desa Syariat Islam.

Penilaian terhadap Desa Syariat Islam didasarkan pada beberapa kriteria, antara lain adanya majelis taklim untuk segala usia, berjalannya kegiatan shalat wajib berjamaah pada semua waktu. Adanya peringatan hari-hari besar Islam, masyarakatnya memiliki nilai moralitas tinggi terhadap aplikasi nilai-nilai agama. (Dyah Ratna Meta Novi/antara/ROL)

 

Halaman ini Sudah dilihat Sebanyak
223 Kali